Uap Air Dalam Wadah masih amankah untuk dikonsumsi

Uap Air Dalam Wadah masih amankah untuk dikonsumsi

Saat menyimpan sisa makanan di wadah tertutup dalam kulkas, biasanya muncul tetesan air atau kondensasi di bagian penutupnya.

Hal ini kerap menimbulkan pertanyaan apakah sisa makanan tersebut masih aman untuk dikonsumsi.

Tetesan air pada tutup wadah makanan sebenarnya hanyalah uap air yang terperangkap di dalam wadah.
Saat kita memasukkan sisa makanan ke dalam lemari es, makanan akan mengalami proses pendinginan.
Proses itu dimulai dari wadah penyimpanan itu sendiri. Sebab, wadah makanan menjadi dingin terlebih dahulu, itu membuat uap air keluar dari makanan yang berubah menjadi dingin.

Uap itu melekat pada permukaaan terdingin di sekitar wadah, terutama di bagian penutupnya.
Kita memang tidak dapat mengubah proses pendinginan yang terjadi, tetapi dapat mencegah uap air mengembun pada bagian penutup wadah makanan.

Menyimpan makanan dalam wadah tertutup memang cara terbaik agar makanan tidak terkontaminasi organisme yang ada di udara.

Tapi, makanan tak perlu ditutupi saat diletakan di dalam kulkas atau didinginkan.
Faktanya, lebih aman menyimpan makanan panas yang tidak tertutup di kulkas untuk agar suhu makanan segera menurun.

Setelah sekitar satu jam, kita bisa kembali menyimpan makanan tersebut dengan menutupnya.

Metode ini akan meminimalisasi uap atau kondensasi yang terbentuk di sekitar wadah penyimpanan.

Uap atau kondensasi yang terbentuk saat menyimpan makanan dalam wadah tertutup sebenarnya tidak berbahaya.

Hanya saja, uap air tersebut akan membuat makanan lebih basah dari sebelumya. Tapi, makanan yang tersimpan masih bisa kita nikmati tanpa membahayakan kesehatan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *